Surat untuk Sahabat di Surga

Homo adalah rasa suka sesama jenis untuk laki - laki dan laki - laki sedangkan untuk sesama perempuan disebut lesby. Selain homo sebutan lainnya yaitu gay sedangkan komonitasnya lebih dikenal pelangi.
Teman entah dari kapan teman itu dipertemukan , saat sekolah , saat main , saat dirumah , saat kerja , saat dikontrakan , saat nongkrong  dan banyak lagi lainnya

Teman banyak sebutannya teman biasa , teman nongkrong , teman kerja , dan masih banyak lagi. Tapi teman yang baik adalah teman yg ada saat suka dan duka.

Dulu saat bekerja di bogor aku punya teman banyak , kebetulan aku lebih suka teman yg sebaya dan lebih muda dari pada yg tua.

Kenapa ?
Menurutku yg sebaya atau yg muda enak untuk bercanda.

" Lalu apa yg tua tidak enak bercanda ?"

Ya ada yg enak ada yg tidak tapi kalau yg tua ada yg enak bercanda tapi candanya juga harus dibatasi karena untuk menghormatinya.

Dulu aku punya teman , umuran sebaya denganku berasal dari Sukoharjo Solo , sosoknya baik , apa adanya , dan periang.


Saat itu aku dan dia bertemu di Gang Nangka , Rawa Jamun , Dayeuh , Cileungsi , Bogor. Aku dan dia bekerja di Kawasan Industri Menara Permai yg PTnya berlainan tentunya. Tp tempat kerjanya adalah tempat dimana aku dulu kerja.

Kontrakan tempat aku tinggal berdekatan dengan kontrakan dia tinggal.
Aku dan dia kenal saat , temanku ingin menjual televisi dan aku mendampingi temanku untuk transaksi jual beli.

Kami berkenalan dan sesama orang Jawa  Tengah biasanya lebih cepat akrab. Pertemanan kami semakin dekat bercanda , berpelukan , saling menyapa , tidur dipangkuan , bermain , makan bareng dan tidur bareng sering dilakukan bahkan mandi bareng juga pernah dilakukan.

" Homo kali mandi bareng dan tidur bareng"

Aku kadang heran ketika dua wanita saling berpelupan bercipika - cipiki tapi orang tetap berfikir positif. Tapi jika orang berpelukan itu  sesama laki - laki orang tentu punya pikiran lain.

" Hi homo kali "

Tidur bareng kami tidak tidak melakukan apa - apa hanya sekedar tidur bareng agar tidak sepi dan sebelum tidur nonton TV dan saling cerita dan bercanda. Jika Homo tentu kami buka baju lalu ML ( make love ).

" Lalu yg mandi bareng , tentu buka bareng "

Ya jelas saat mandi bareng , buka baju harus.

" hi mandi bareng dua cwo telanjang , pasti homo "

Kadang aku merasa risih jika segala sesuatu yg akrab antara dua cowok dikatakan homo.

" Coba selalu tink positive , belum tentu yg dianggap benar itu tidak benar. Cwo homo justru tak akan terang - terangan menunjukkan dirinya homo ditempat umum."

Aku dan temanku ditempat umum biasa saja karena aku dan dia cuman bersahabat.
Menoleh kebelakang tentang mandi bareng , telanjangpun memeluk atau dipeluk biasa tapi tak ada sedikitpun nafsu. Coba kalau homo berpelukan telanjang dan mungkin ujung ujungnya
" badan kamu halus , meraba dan meraba berciuman saling tusuk menusuk kaya kalau kita bercanda dengan teman - teman . Saat beradegan konyol ada yg lagi nungging dipegang pinggulnya lalu digoyang maju mundur sambil ah ah ah "

Mandi barengnya kami dikolam renang , kalo mandi bareng di kamar mandi berdua belum pernah.
Keakraban kami semakin dekat , tidak hanya kami yg tahu tapi orang lainpun tahu bahkan orang lain tahu kedekatan kami. Akan tetapi sekali lagi kedekatan kami sebagai sahabat. Cerita tentang keluarga , pekerjaan , wanita dan lain sebagainya itu hal yg biasa.

Suatu saat dia menikah dan aku menikah kami masih tetap berhubungan baik. Kami juga berusaha mendekatkan istri kami dan juga anak kami.
Bahkan anaknya deket banget denganku , kemanapun anaknya ingin ikut aku. Tapi semenjak kontrakan kami jauh anaknya mulai jauh denganku.

Suatu ketika dia , istri dan anaknya datang kekontrakan untuk bersilaturahmi. Saat itu dia bertanya  "lebaran pulang tidak "
kami menjawab " tidak tahu ni " lalu sahut kami " kalau kalian "
Dia menjawab "pasti pulang " jawaban mantapnya.
" karena lebaran tahun kemarin tidak pulang " sambung penjelasannya
Entah selang dua minggu tiba - tiba aku ditelp dan dikasih tahu kalau dia masuk rumah sakit.
Kaget bercampur aduk dan bertanya " sakit apa ?"  . Jujur kami bersahabat sekitar lima tahun dan aku menemani dia sakit itu agak parah itu sekali badanya panas banget dan pucat selama 3 s/d 4 hari. Dan kalau masuk angin biasa tentu kami biasa , kerokan adalah andalan kami selain obat warung.
Aku langsung datang kerumah sakit dan kondisi badanya membengkak.
" Sakit apa ini ? " tanyaku
" Darah tinggi "  jawab temanku yg lain
" Ha... Darah tinggi , kok bisa? " tanya balikku
" Iya tensinya 250 dan sudah mengenai ginjalnya , ini penyakit ginetik" sanggah temanku.

Sungguh datangnya jodoh , sakit dan lainnya tak pernah ada yg tahu.
Beberapa kali aku menjenguk dan aku tak bisa full menjaganya karena rutinitas kerja sebagai karyawan baru ditempat kerjaku yang baru.

Suatu saat dokter mumutuskan untuk cuci darah
" permisi , bapak keluarganya " tanya perawat
" ada apa mbak ?" saat menunggunya
" ini pak terkait dengan perawatan lanjutan dan persetujuan untuk cuci darah " jawab perawat
" Tunggu sebentar mbak , saya cuman temannya . Yang lebih berwewenang keluarganya , saya panggil kakaknya ! Jawabku
Aku panggil kakaknya , takut was dan lain segainya aku dan temanku tak bisa berbuat apa hanya mendoakan yg terbaik.

Keputusan diambil ekonomi selalu menjadi alasan tepat bagi kami yg ekonomi lemah , cuci darah ditolak. Karena ingin berobat di pengobatan alternatif seperti ibunya yg juga mengalami hal yg sama.

Dan setelah sekitar seminggu dia sakit dan cabut paksa dari rumah sakit. Dia dibawa pulang ke Sukoharjo , tempat asalnya. Semangat sembuhnya tipis banget , riangnya  telah dimakan sakitnya.
Setelah 40 hari dari sakitnya , hpku berbunyi dan temanku menelpon.
" Halo " suara temanku
" iya , ada apa " jawabku
" kamu lagi dimana ?"  dirumah
" ada apa " jawabku
" simbok meninggal " jawabnya
" sapa  ?"  tanyaku , kaget , dan sinyal putus - putus
" Simbok , Hartanto " jawabnya
" Simboknya Hartanto ? " tanyaku
" Hartantonya " jawabnya
" yang benar !"  sanggahku
" benar "  jawabnya
" innaillahiwainaillahiroji'un "
Kaget bercampur aduk. Dan karena kesibukan yg tak dapat di tinggalkan. Akupun tak dapat datang ke pembaringan sobatku. Dia adalah almarhum Hartanto dulu dipanggil Simbok. Sampai hampir 2 tahun aku sering memimpikannya masih bermain bercanda bersama. Karena percaya dan tak percaya dia sudah meninggal.

Dalam ending mimpi pasti " bukankah kamu sudah meninggal " tanyaku pada dia. Dan setelah itu pasti bangun.

Dan sampai saat ini belum menemukan teman atau sahabat seperti almarhum.
" Sobat semoga kau tenang disana dan semoga amal ibadahmu diterima disisi Allah SWT dan surga tempatmu"

Aku berharap ada Teman yg bisa menggantikan sosoknya di dekatku. Aku dan dia bukan homo tapi kami bersahabat dekat.




Comments

Popular posts from this blog

Istilah - istilah Gay Sekedar Tahu

Pasar Manuk atau Pasar Burung Muntilan , Pasar Klitikan

Viar Motor Roda Tiga Penumpang Asli Dari Viar ( wong deso )