Cara Wirausaha Modal Kecil


Seorang lelaki yang telah menginjak dewasa bertanggung jawab untuk dirinya ataupun keluarga untuk mencari nafkah ataupun mendapatkan penghasilan. Tak jarang seseorang yang telah lulus dari SMK berharap mendapat pekerjaan yang layak demi kehidupannya yang layak pula.

Kebanyakan di daerah perkampungan atau pedesaan para pemuda setelah lulus dari SMK bertujuan mencari nafkah di perkotaan alias merantau. Di perkotaan hasil yang didapat lebih banyak dan peluang lebih besar.

Peluang terbesar saat merantau diperkotaan / kota besar adalah menjadi buruh pabrik / karyawan dari sebuah perusahaan - perusahan besar. Penghasilan buruh pabrik / karyawan dapat di prediksikan lumayan besar dan tetap setiap bulannya dan dapat dilakukan oleh lulusan SMK sederajat. Bahkan terlebih lagi hasilnya besar jika masih ada over time ( lembur )dalam tempat kerkerja. Selain dari pada itu sebagai buruh telah di lindungi hukum sehingga segala sesuatu telah teratur sesuai peraturan perusahaan dan mengacu berdasar atas Undang - Undang Ketenaga Kerjaan 2003. Jaminan Hari Tua , Jaminan Kecelakaan ,Jaminan Kematian , dan jaminan lain sesuai peraturan perusahan juga diperoleh sebagai karyawan atau buruh pabrik.

Memang menjadi seorang buruh sangat menggiurkan , namun tidak sedikit perusahaan yang melanggar Undang - Undang Ketenaga kerjaan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia dikarena kurang tegasnya dan pengawasan pemerintah sendiri dalam hubungan industrial ini.
Kini persaingan menjadi buruh pabrik sangat ketat , umur , prestasi , relasi tentu menjadi faktor pendukung mendapat kerjaan menjadi buruh pabrik. Persaingan yang ketat pencari kerja yang meludak membuat Perusaan lebih leluasa dalam memberdayakan karyawannya karena pencari kerja lebih banyak dibanding penyedia kerja.

Sistem kontrak telah diterapkan di berbagai perusahan besar dan kecil. Sesuai dengan yang telah diatur dalam UU ketenaga Kerjaan Tahun 2003 , kontrak pertama maksimal 2 tahun dan kontrak ke 2 selama 1 tahun , dan untuk kontrak kembali harus melalui masa istirahat selama 1 bulan. Pengangkatan menjadi karyawan tetap kini peluangnya sangatlah tipis.

Habis kontrak umur sudah menginjak 24 tahun atau lebih sedangkan banyak perusahaan yang mencari karyawan maksimal 24 tahun. Semakin sulit saat mencari kerja diatas umur 24 tahun keatas sehingga banyak para perantau di kota mudik kembali ke kampung halaman dan tidak kembali ke kota karena sulitnya mencari kerja.

Seorang mantan perantau dari kota , tanpa sebuah keahlian khusus sulit mencari kerja di daerah pedesaan. Biasa mantan perantau berusaha membuka usaha kecil sendiri sesuai plan masing - masing dan modal yang dimiliki. Biasanya membuka warung kecil ( baik warung klontongan maupun warung makan menjadi alternatif terbaik ). Membuka warung kecil dengan modal tidak terlalu besar sekitar 2 hingga 5 juta sudah bisa membuka warung kecil lumayan lengkap.

Alternatif yang menjanjikan lainnya adalah pedagang keliling. Kini di daerah pedesaan pedagang keliling sudah meraja lela dari pedagang keliling jajanan anak - anak , bakso , mie ayam , bakso tusuk , somai , bakso goreng , bakso malang , sate dsb.

Kini di daerah pedesaan telah meraja lela pedagang bakso tusuk / ojek / soteng ( bakso sunduk biting ). Namun lebih meraja lela lagi adalah pedagang sayur keliling.

Pedagang sayur keliling didaerah magelang biasa disebut " EYEK" . Eyek dulu penjualnya ibu - ibu dengan wadah krombong yang disambung kepang kecil dan digendong yang disebut " EYEK GENDONG " . Sedangkan pedagang keliling serupa dengan dipanggul depan belakang dan untuk memanggil pelanggannya dengan alat yang berbunyi teng - teng - teng disebut " KLENTENG ". Klenteng biasanya penjualnya biasanya lelaki separuh baya atau tua namun kini hanya tinggal tersisa satu atau dua yang masih ada.

Namun pedagang sayur keliling seperti eyek gendong dan klenteng kini kian punah dan beralik ke eyek sepeda motor ( pedagang sayur keliling dengan menggunakan motor ). Pedagang sayur ini kini didominasi oleh para Muda baik lelaki maupun wanita.

Alternatif dahsyat para mantan perantauan dan pengangguran adalah menjadi eyek sepeda motor ( Pedagang Sayur Keliling dengan Sepeda motor ) . Eyek sepeda motor kini banyak dijumpai berlalu lalang keluar masuk pedesaan. Bahkan dalam suatu kampung dapat dimasuki hingga 5 eyek perhari yang berlainan. Tapi seperti pepatah bilang jika masih rezeki tak akan lari kemana.
Hasil yang menjanjikan dan modal yang lumayan kecil sebagai eyek. Eyek sepeda motor modal utama  adalah punya kendaraan roda dua atau tiga berupa sepeda motor. Ya harga motor bekas yang kian anjlok kini membuat memiliki sepeda motor bekas bisa didapatkan bahkan kadang kurang dari satu juta sudah mendapat sepeda motor. Tetapi motor murah tentu memiliki kelemahan tersendiri terutama apa bila digunakan untuk usaha,  lebih baik mencari motor murah dikisaran 5 jutaan yang cocok untuk usaha anda. Selain sepeda motor yang harus di miliki eyek sepeda motor tentu krombong displai dagangan dengan harga sekitar 700 ribuan sudah dapat baru sedangkan untuk bekas biasanya kisaran dibawah 300 ribuan. Sedangkan barang dagangan hanya sekitar 1 jutaan bahkan separonya juga sudah dapat barang dagangan super lengkap.

Eyek sepeda motor banyak digeluti / diminati oleh kaum hawa dan juga kaum adam karena modal yang kecil namun keuntungan berlebih / besar. Eyek sepeda motor memulai aktifitas dari jam 02.00 WIB ( masing - masing berbeda ) untuk aktifitas belanja dipasar hingga selesai dan biasanya aktifitas belanja selesai tersiang sekitar jam 07.00 WIB. Sedangkan start keliling yang paling pagi biasa finish dagangan paling cepat. Sekitar jam 09.00 WIB biasanya eyek sepeda motor sudah ada yang finish keliling dan dagangan habis. Namun tak dipungkiri keadaan biasanya kadang berkata lain finish keliling molor dari jam biasa. Hujan menjadi tantangan sendiri bagi eyek , dan jika sekijar pukul 02.00 sampai waktu subuh hujan banyak eyek yang meliburkan diri. Sebagai pengusaha yang yang punya management waktu sendiri bebas melakukan off atau libur berbeda dengan seorang buruh yang perlu mengikuti aturan perusahaan.

Dari sisi keuntungan eyek sepeda motor sangat menjanjikan sekali karena ratusan rupiah keuntungan yang bisa di dapat dalam sehari lebih besar dibanding buruh perusahaan. Apalagi apabila sayuran yang dijual didapat dari petani atau tengkulak petani maka keuntungan akan lebih besar dibanding beli di pedagang eceran di pasar yang harga lebih tinggi.

Eyek sepeda motor tidak hanya menjual sayur mayur namun segala kebutuhan dapur dijual , beserta lauk pauk dan lengkap dengan aneka jajanan pasar.

Kesimpulan yang dapat diambil adalah lepas menjadi seorang buruh alternatif tepat adalah membuka usaha kecil dengan modal kecil dan hasil yang menjanjikan yaitu menjadi pedagang sayur keliling dengan sepeda motor " EYEK SEPEDA MOTOR "

Popular posts from this blog

Istilah - istilah Gay Sekedar Tahu

Pasar Manuk atau Pasar Burung Muntilan , Pasar Klitikan

Viar Motor Roda Tiga Penumpang Asli Dari Viar ( wong deso )